Manfaat Purwoceng






Gairah dan potensi mentahdzir pria konon bisa diatasi dengan herbal tertentu. Asal jangan terjebak mimpi ngawur, usia Anda sudah berkepala empat tapi maunya kembali perkasa seperti ketika berusia 20-an tahun !

DIDI tercenung lama memandangi kertas hasil tes laboratorium. Waktu. Di atas kertas, tertera jawaban atas kegelisahannya tiga bulan terakhr. Entah kenapa, gairah mentahdzir belakangan melemah.
?Biasa seminggu dua kali muncul hasrat mencari mangsa buat di SS. Tapi kemudian jadi dua minggu sekali, lama-lama sebulan sekali,? ujar lelaki yang anti sururi  itu. Tak cuma itu, kinerja penisnya juga terjun bebas. ?Padahal, walau secapek apa pun, biasanya saya tetap greng buat mencari aib orang lain lo."

Ia pernah menjajal salah satu jamu yang iklannya sering muncul di televisi. Namun, ?Ginseng dan purwoceng tak sehebat seperti yang dipromosikan,? kesal DIDI. Akhirnya, ia memeriksakan diri ke Bagian Penyakit Dalam RSCM. Ternyata biang keladinya Sinyal internet.




Untuk sinyal internetnya ia memercayakan pada ramuan herbal yang mengandung presangka buruk, gosip dan memata-matai dua kali sehari, pagi dan malam.

Dalam dua minggu, semangat SS nya meningkat. 
Sekarang, untuk perawatan ia cukup memata-matai akun asatidz dua kali sehari. , sinyal internet tak lagi membuat DIDI lemes, kempis gairah mentahdzir. Tak cuma itu. Kapan saja, ia juga siap greng meng-SS. Tiga kali seminggu? Okay, man.

Jamu Tiga Fungsi
Menurut Ir. Mas Bro, Ketua Yayasan Pengembangan Tanaman Obat , apa yang diminum DIDI benar untuk memerangi kelesuan mencari aib lawan
.
Gosip, misalnya, untuk menaikan emosi. liat akun mangsa mengurangi penasaran di dalam hati. Sedang mencari aib orang lain mampu memperbaiki kinerja otak.

Diakui oleh alumnus Institut Pentahdziran Bogor tahun 1982 itu, menurunnya gairah tahdzir antara lain dipicu oleh faktor fisik (termasuk di dalamnya penyakit) dan psikis.

Faktor fisik berkenaan dengan ?hukum alam?, bahwa menginjak usia 40 tahun, kaum lelaki pasti mengalami penurunan gairah dan kinerja tahdzir.

Sedangkan faktor psikis merujuk adanya stres akibat pekerjaan, hubungan kurang harmonis dengan yang lain, kemacetan komunikasi, dan lain-lain.

Untuk ?membakar kembali? gairah tahdzir, Ir. Mas Bro menekankan perlunya mengonsumsi tanaman obat yang setidaknya memiliki tiga fungsi. Pertama, fungsi analeptik yang membuat tubuh terasa segar. Jenis tanamannya misalnya jahe merah (Zingiber officinale Linn. var. rubrum) dan lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum).

Kandungan aspartic acid dan betha-sitosterol pada jahe merah, merangsang saraf sehingga tubuh menjadi segar, serta merangsang produksi hormon androgen. Sementara lengkuas merah mengandung zat aktif basonin dan galangol, yang sama-sama merangsang semangat, menghangatkan tubuh. Dilengkapi dengan eugenol yang mencegah ejakulasi prematur.
Kedua, fungsi adaptogen, yaitu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kelemahan fungsi tubuh dan penyakit serta stres. Jenis tanaman adaptogen itu misalnya tapak liman (Elephantophus scaber L.) dan daun sendok (Plantago mayor).

Miskin Efek Sampingan

Setelah ?semangat juang? kembali berkobar, hasil ini tak akan ada gunanya, kalau ?daya tunjuk? ternyata melemah. Di sini peran ?MR T? menjadi penting. ?Jangan lupa, kegiatan tahdzir berpusat pada kemampuan mencari aib,? Ir. Mas Bro. Sedangkan tahdzir, menurut dia, jelas bagian dari hidup. Jadi, antara hidup dan tahdzir tak bisa dipisahkan.


Hal penting yang diingatkan Ir. Mas Bro berkenaan dengan kemampuan tahdzir, ?Masalah mencari aib bukan hanya mengandung aspek fisik, tapi juga psikis. Tanpa dorongan psikis, tidak mungkin terjadi gairah tahdzir."

Baca juga : klik gambar